missfioree
Powered by Blogger.
  • Home
  • Kerja Sama
  • Buku
  • Tips

GIVEAWAY BLIND DATE WITH BOOK

Halo, semuanya! Sudah lama tidak aktif di blog nih ya. Sejak awal Oktober bertekad supaya lebih aktif di blog sih, semoga paling nggak sepekan bisa menuliskan satu post.

Sebagai titik balik (usaha) lebih aktif di blog, saya mengadakan giveaway yang sejak lama ingin saya laksanakan yaitu, blind date with book. Akan ada LIMA hadiah yang bisa kamu pilih berdasarkan clue yang saya berikan. :D
HADIAH
1 : Sastra, Buku, Amerika Latin
2 : Teenlit, Twin, Cerita Keluarga
3 : Sastra, Optimisme, Klasik
4 : Teenlit, Persahabatan, Genk SMA
5 : Bukan Buku, Pelindung Buku
Semua buku merupakan buku preloved ya, tapi kondisi masih bagus kok. Semuanya juga pernah aya review, entah di instagram atau di goodreads.  Boleh bongkar-bongkar kalau mau tebak isinya apa. :D

SYARAT & KETENTUAN

1. Follow blog ini, boleh via email atau akun blogger.
2. Follow instagram saya, @missfioree
3. Share info giveaway ini di instagram story-mu dengan mention saya (akun jangan digembok ya supaya notifnya masuk)
4. Tuliskan nama, akun instagram, dan caramu follow blog saya di komentar di bawah (kalau via email, sertakan email-nya ya). Tulis juga pilihan hadiah yang kamu inginkan (boleh pilih satu atau semuanya, kalau semuanya, diurutin ya dari yang paling dimaui).
5. Giveaway berlangsung dari 22-26 Oktober 2019.
6. Ongkos kirim ditanggung pemenang 🙏 Hadiah dikirim dari Jogja.

Pemenang akan diumumkan 2-3 hari setelah giveaway ditutup. Pemenang dipilih secara random ya. Jika kamu memenuhi semua syarat di atas, maka kamu akan mendapatkan 1 entri.

EKSTRA ENTRI
(+1) Like dan komen di post instagram ini untuk ajak temanmu ikut giveaway saya
(+1) Komen di salah post lain di blog saya, sertakan juga akun instagram-mu biar bisa terdata. Ekstra entri komen di blog bisa dilakukan maksimal 3 kali di post berbeda. :)

Jadi, total maksimal entri yang bisa kamu miliki adalah 5 ya. :D

Saatnya pengumuman pemenang nih. Selamat ya buat yang menang!

PEMENANG
1: @haatokara⁣
2: @baihaqisr⁣
3: @nazila.rizqi⁣
4: @andiestii_⁣
5: @spireads_⁣
Silakan DM saya di instagram untuk klaim hadiah ya.


Gadis, seorang perempuan kampung Minangkabau, Sumatera Barat. Selepas kematian orang tuanya, dia dibesarkan Cakni seperti anaknya sendiri. Sekarang waktunya Gadis untuk menentukan masa depan hidupnya sendiri, juga masa depan anak-anaknya. Sesuai dengan budaya matrilineal Minangkabau.

Kisah Kehidupan Gadis

Ketika membaca blurb di bagian belakang, saya sebenarnya bingung. Pertama karena tertulis Gadis harus menantang kehidupan yang berat dan kedua karena ada anak-anak Gadis. Begitu mulai membaca, kita akan disuguhkan kisah Gadis yang diajak merantau ke kota Bersama Nilam, anak Cakni. Lha, terus anak-anak Gadis mana?

Ternyata novel ini berkisah kehidupan Gadis dengan lengkap. Dimulai dari masa remaja Gadis yang harus menentukan kehidupannya apakah mengikuti Nilam ke kota atau tinggal di rumah batu peninggalan kedua oranng tuanya. Sampai kehidupan Gadis selepas menikah dan memiliki anak hingga cucu.

Untuk novel dengan rentang cerita yang panjang, Perempuan Batih ini ditulis dengan cepat. Sejujurnya saya sedikit kebingungan mengikuti gaya penceritaan penulis yang cepat dan gaya bahasanya yang sangat lokal (meski saya tidak benar-benar tahu soal budaya Minangkabau juga). Novel ini bukan hanya menjadikan Minangkabau sebagai latar, tetapi memang menghidupkan Minangkabau dalam kisahnya.

Masyarakat Matrilineal dan Laki-Laki

Terlepas dari itu semua, soal masyarakat matrilineal Minangkabau ini sangat membuat saya penasaran. Saya baru tahu bahwa masyarakat Minangkabau adalah masyarakat matrilineal terbesar di dunia.

Jadi, matrilineal ini mengambil garis keturunan dari garis keturunan ibu dan perempuan memiliki derajat yang lebih tinggi ketimbang laki-laki. Perempaun di Minangkabau memiliki keunikan dan keistimewaannya. Alhasil saya jadi penasaran bagaimana kedudukan perempuan dan laki-laki di Minangkabau.

Namun, ketika membaca Perempuan Batih ini saya mengambil kesimpulan bahwa meskipun perempuan dikatakan memiliki derajat lebih tinggi, nyatanya laki-laki yang hadir di sekitar Gadis tetaplah sosok-sosok yang (maaf) brengsek. Mulai dari suami Gadis, supir kendaraan umum, tetangga, sampai anaknya.
"Laki-laki dipegang bukan karena kata-katanya, melainan dari apa yang diperbuat." (h. 34)
Gadis ini semacam punya nasib buruk jika berkenaan dengan laki-laki. Dan nasib buruk ini tiada habisnya sedari dia remaja sampai sudah beranak-cucu. Dan hebatnya, Gadis ini sabarnya luar biasa. Bahkan ketika rumah batu (maksudnya rumah gadang yang sangat penting bagi perempuan Minangkabau) milik Gadis ini sampai harus digadaikan, Gadis pun masih sangat berbesar hati.

Terakhir

Perempuan Batih ini menyajikan kisah Minangkabau yang sebelumnya tidak pernah saya ketahui. Selain soal matrilineal, rumah batu, juga aneka budaya yang tak pernah saya tahu. Semua ditulis dengan citarasa lokal. Sayangnya, cerita ditulis terlalu cepat. Beberapa bagian pun harus saya baca beberapa kali agar benar-benar paham alur ceritanya.

Terlepas dari itu, Perempuan Batih adalah novel lokal yang menambah wawasan!
Bukan kematian yang membuat Gadis berduka. Kesedihan karena ditinggal oleh orang-orang yang tetap ada, sungguh tak terperi. (h. 199)
Selamat membaca!

Informasi Buku:
Judul: Perempuan Batih
Penulis: A.R. Rizal
Penerbit: Laksana
Tebal: 260 halaman

GIVEAWAY


Nah, sekarang saatnya untuk giveaway! Bakal ada SATU pemenang yang bisa mendapatkan novel Perempuan Batih gratis! Syaratnya mudah banget, kamu cukup memenuhi hal-hal berikut ini:
  1. Follow blog ini, boleh via email atau akun blogger (tulis di komentar ya follow via apa dengan nama apa
  2. Follow twitter @divapress01 dan @laksana_fiction, atau like FB “Penerbit DIVA Press
  3. Follow twitter @missfiore_ atau instagram @missfioree
  4. Bagikan informasi giveaway ini di media sosialmu, jangan lupa mention saya
  5. Tinggalkan komentar di postingan ini berupa nama, domisili, akun twitter/instagram kamu, follow blog via apa, dan jawaban:
    "Apa pendapatmu soal budaya matrilineal ini?"
  6. Berdomisili Indonesia dan berusia minimal 18 tahun (atau diizinkan orang tua untuk berbagi alamat dan data diri)
  7. Giveaway berlangsung selama 7 hari, dari tanggal 19-25 Agustus, tetapi karena saya terlambat mengunggah saya perpanjang sampai 27 Agustus. Pengumuman satu hari setelah periode berakhir.
Terima kasih kepada Penerbit Diva atas kesempatannya bekerja sama dalam blogtour ini. Mohon maaf atas keterlambatannya mengunggah postingan ini. Semoga saya tidak di-blacklist T_T

[UPDATE]
Selamat untuk Dedik A (twitter @ardeto_khan)! Pemenang akan saya hubungi!

Untuk yang belum beruntung, jangan khawatir, bisa dikutin keseruannya di nuralmarwah.com dan buku.dibaca.in juga!

Halo!

Selamat datang di rumah baru saya! Terima kasih buat semua yang sudah berkenan mampir di rumah yang masih berantakan ini.

Nah, seperti janji ketika awal mulai pindahan, saya mau mengadakan giveaway nih. Siapa yang udah nggak sabar?

Giveaway kali ini akan ada dua pemenang yang dipilih secara random. Masing-masing pemenang dipersilakan memilih salah satu paket hadiah. Giveaway ini pun tidak disponsori oleh siapa pun (kalau ada yang mau menambah sponsor buat hadiah juga boleh hihi) dan tidak berafiliasi dengan siapa pun.

HADIAH
Paket A
  • Komik "Sweet Escape 01" karya Kiyoshin
  • Novel "Kita" karya Renita Nozaria
  • Booksleeve/Bookish Candle dari @thelitetree
  • Paket spesial dari saya
Paket B
  • Mug pilihanmu dari @stellabookishart
  • Booksleeve/Bookish Candle dari @thelitetree
  • Beberapa pembatas buku
  • Paket spesial dari saya
SYARAT

Untuk mendapatkan salah satu hadiah, pastikan kamu sudah memenuhi syarat berikut ini, ya. Nggak sulit kok insyaallah.

  1. Follow blog ini, boleh via email atau akun blogger (tulis di komentar ya follow via apa dengan nama apa)
  2. Follow twitter @missfiore_ atau instagram @missfioree
  3. Kunjungi minimal satu tulisan saya di blog ini (bukan postingan giveaway ini) dan tinggalkan komentar yang berhubungan.
  4. Bagikan informasi giveaway ini di media sosialmu. Ekstra (+1) entri kalau kamu juga membagikan satu artikel (selain artikel giveaway ini) di media sosialmu lewat button di bawah artikel (boleh mention saya via medsos terkait juga). ;)
  5. Tinggalkan nama, domisili, pilihan paket, akun twitter/instagram kamu, dan artikel apa yang ingin kamu baca lebih banyak di blog ini. Sertakan juga link berbagi di medsos jika kamu melakukannya
  6. Ekstra (+1) entri untuk follow @stellabookishart dan @thelitetree.co (jadi +2 kalau follow keduanya). Tinggalkan keterangan di komentar juga ya.
  7. Berdomisili Indonesia dan berusia minimal 18 tahun (atau diizinkan orang tua untuk berbagi alamat dan data diri). Ongkos kirim hadiah maksimal yang saya tanggung adalah 30.000 (mohon dimaklumi ya hiks). Tinggalkan komentar kamu bersedia menanggung jika lebih dari 30.000 ya.
  8. Giveaway berlangsung selama 6 hari, dari tanggal 19-24 Maret.

Jadi, jika kamu melakukan semuanya, kamu bakal mendapat maksimal 4 entri! Tentunya kamu juga boleh tidak melakukan hal-hal untuk mendapatkan ekstra entri itu.

Dua pemenang bakal dipilih secara random. Pengumuman 2-3 hari setelahnya via blog dan media sosial saya. Pemenang juga bakal saya hubungi langsung setelah pengumuman. :)

Apabila ada pertanyaan, bisa tinggalkan komentar atau hubungi saya via media sosial ya. Semoga beruntung!
UPDATE!
Selamat untuk Hamdatun Nupus dan Pida Alandrian! Saya akan langsung menghubungi kalian :)

PS. Semua komen saya moderasi, jadi harap bersabar jika tidak langsung muncul. :D


Setahun sekali, ada satu hari istimewa di mana hiasan mendadak berubah jadi warna pink (atau merah). Lalu dispay di toko-toko mendadak semua jadi manis dan imut-imut banget. Terus bakal banyak promo buat beli cokelat, kue cokelat, dan segalanya yang cokelat-cokelat di toko-toko kue. Iya, nggak sih?

Hihi. Terlepas dari kamu menganggap hari itu spesial atau nggak, kamu jelas nggak boleh melewatkan event spesial Valentine dari Grobmart. Ya kan ya kan? XD

Halo, halo! Semoga belum bosan dengan giveaway di Melukis Bianglala, ya. Alhamdulillah di bulan Oktober ini Melukis Bianglala menjadi rumah untuk tiga giveaway. Saya sangat senang karena dipercayai seperti ini :"

Nah, tanpa memperlambat, kamu bisa mendapatkan SATU eks Pinocchio Husband persembahan Twigora dengan memenuhi syarat-syarat berikut ini. Pastikan kamu memenuhi semuanya, ya!
Judul: A Thing Called Us
Penulis: Andry Setiawan
Penerbit: Penerbit Haru
Tebal: 290 halaman

Shun, Kotoha, dan Shiji. Ketiganya teman sepermainan sejak kecil. Ketiganya bahkan meninggalkan desa bersama dan menetap di Tokyo. Ketiganya sudah seperti keluarga yang dekat dan erat.

Sampai suatu hari Shinji menghilang. Hanya menyisaka  Kotoha dan perasaan cinta gadis itu pada Shiji. Juga Shun yang selama ini menyimpan rasa pada Kotoha.

Lima tahun sudah Shinji tidak ada di antara Shun dan Kotoha. Namun, kehidupan keduanya masih seperti Shinji akan kembali. Kotoha menanti Shinji dan Shun menemani Kotoha menanti Shinji.

Inilah kisah tiga sahabat yang rumit dan menyesakkan.

Friendzone

Sedari blurb, pembaca akan langsung mendapatkan fakta bahwa A Thing Called Us mengangkat tema friendzone. Kisah persahabatan memang umumnya diramu menjadi kisah cinta. Dan novel ini langsung menunjukkan dari awal akan membahas perasaan cinta di antara sahabat.

Begitu mulai membaca, pembaca akan langsung diajak berkenalan dengan Shun. Dia adalah tokoh utama lelaki dalam novel ini. Dan sejak awal Shun akan membuat pembaca bersimpati, bersedih, merasa sangat kasihan padanya. Juga merasa betapa bodoh seorang Shun.
"Kau tahu kan kalau demi dirimu, aku rela melakukan apa saja?" (h. 6)
Setelah Shun, pembaca lalu berkenalan dengan Kotoha. Sang gadis di antara Shun dan Shinji. Saya pribadi ... langsung tidak suka dengan Kotoha. Gadis itu tahu bagaimana perasaan Shun padanya tapi dia tidak menerima atau menolaknya. Kotoha tahu dia bersikap jahat pada Shun tapi dia tetap seperti itu sejak Shinji menghilang.
Dia tidak ingin mengatakan tidak, tidak ingin melarang Shun mencintai dirinya, karena dia... karena dia perlu merasa dicintai, diterima, dan diperhatikan. (h. 37)
Begitulah. Sejak awal saya mengasihani Shun yang bodoh dan memendam sebal pada Kotoha yang begitu tega. Namun, semakin banyak membaca, saya semakin tahu bahwa hubungan mereka tidak sesederhana itu. Persahabatan Shun, Kotoha, dan Shinji tidak sesederhana itu. Perasaan, kehidupan, masa lalu, keluarga ketiga sahabat ini jauh lebih rumit dari yang saya kira di awal. Alasan Shun tidak melepas Kotoha selama ini bukan hanya karena perasaannya semata. Shun punya keterikatan dengan Shinji, sedalam keterikatan Kotoha dengan Shinji.

Shun dan Kotoha, keduanya masing-masing terus mengikat diri mereka. Terus hidup di masa lalu. Terus menyiksa diri dalam lingkaran yang sama selama bertahun-tahun.

Friendzone dalam A Thing Called Us lebih rumit dari yang saya perkirakan.

Karakter-Karakter Lain

Selain keduanya dan Shinji, sebenarnya novel ini punya karakter heroine lain. Aki namanya. Aki adalah gadis yang sederhana, simpel, dan supel. Ketika membaca novel ini, porsi cerita Aki semacam sebanyak Kotoha juga.

Gadis ini muncul dalam hidup Shun, sebagai rekan kerja. Lalu juga muncul dalam hidup Kotoha. Aki masuk dan membuat keseimbangan yang dijaga Shun dan Kotoha selama lima tahun sejak kepergian Shinji goyah.

Dia meledak-ledak dan begitu baik hati dan berusaha menolong Shun yang selalu terlihat dirundung duka. Dia membawa aura ceria dalam novel yang kelewat menyesakkan ini. Aki adalah karakter favorit saya. Meski dia terlalu suka ikut campur.

Satu lagi karakter cukup penting adalah Hayato. Hayato adalah atasan Aki. Meski awalnya hanya tampak sekali lalu, dia pada akhirnya membuat A Thing Called Us semakin melaju.

Begitulah. Empat nama ini adalah nama-nama penting yang menjalin kisah A Thing Called Us.

Tentang Pilihan dan Kebahagiaan

Saya memang bilang kisah persahabatan Shun, Kotoha, dan Shinji jelas lebih rumit dari yang terlihat. Namun, sejujurnya, bisa jadi kisah mereka dan alasan-alasan yang membuat segala konflik tercipta sangat-sangat sederhana. Kondisi, masa lalu, dan latar kehidupan ketiganyalah yang membuat segalanya rumit. Mereka punya cerita yang kompleks di masa lalu. Latar yang membuat karakter mereka semakin hidup. Lagi pula, bukankah memang manusia yang memperumit segalanya?

Shun dan Kotoha hanya terus terjebak. Dan alasan mereka sangat mudah dipahami, mereka tidak ingin melupakan Shinji oleh sebab itu mereka masih menanti. Mereka masih terikat pada kenangan.
"Masalah hati tidak akan selesai meskipun kalian mengundang simpati orang lain, dan bersikap menyedihkan." (h. 134)
Makanya separuh awal novel ini sangat menyedihkan dan menyesakkan. Ditambah dengan gaya menulisnya yang lambat, novel ini terasa semakin menyesakkan.

Novel ini mengajarkan bahwa pilihan terkadang sangat berat, tapi harus dilakukan demi diri kita sendiri. Demi kebahagiaan diri kita.
"Meninggalkan orang yang menjadi racun dalam hidupmu bukanlah tindakan kejam." (h. 227)
Cita Rasa Jepang

Novel ini ditulis oleh penulis lokal, tetapi bukunya sangat Jepang. Bukan, bukan sekadar dari nama karakternya, tapi juga dari hal-hal lain.

A Thing Called Us punya pace yang lambat, sesuatu yang menjadi ciri khas novel Jepang. Buku ini sendiri ditulis dari sudut orang ketiga. Meski demikian, sudut ini semacam berganti-ganti antara semua karakter. Tentunya masih POV orang ketiga tapi ada yang berbeda ketika orang ketiganya adalah Aki atau Shun atau Kotoha atau yang lain. Ada nama-nama panggilan yang berbeda.

Beberapa percakapan juga seperti yang ada pada novel Jepang, tanpa keterangan panjang lebar soal siapa yang berbicara. Dan gaya bercakapnya juga sangat Jepang.

Penulis tidak membutuhkan nama-nama fancy, merek Jepang, bahasa Jepang, dkk yang bertabur banyak sepanjang buku untuk membangun nuansa Jepang di novel ini.

Saya salut sekali! Habis gaya bercerita novel ini beda dengan novel penulis yang sebelumnya pernah saya baca, Sayap-Sayap Kecil.

Nah, hal ini memang sangat saya kagumi, tapi sekaligus juga membuat saya meringis. Gaya penulisan POV orang ketiga yang suka berubah-ubah (tapi tidak ada suara yang cukup membedakan karena bukan suara 'aku' karakter) membuat saya lambat mengenal karakter-karakternya. Lebih lagi karakternya ternyata tidak sedikit.

Btw novel Jepang juga sering bikin gini. Jadi sebenarnya ya tetap salut sama penulis sih karena nggak terasa novel lokal berlatar tempelan Jepang.

Meski demikian, saya merasa perkembangan karakter-karakternya terlalu ... cepat? Apalagi Kotoha. Saya kurang merasakan gejolak dalam jiwanya ketika dia mengambil keputusan di awal. Titik di mana karakter-karakter dalam novel ini berubah memang terasa, khususnya Shun dan Aki. Hanya saja untuk Kotoha terkesan terlalu buru-buru dan mendadak. Entahlah, saya hanya merasa kurang sesuatu sebelum hal 'itu'. Yah meski akhirnya karakter Kotoha tetap masih berkembang sampai akhir sih.

Terakhir

Secara keseluruhan, saya sangat suka dengan novel ini. Memuaskan!

Kisahnya tidak sesederhana novel friendzone pada umumnya. Romance-nya pun tidak terkesan dipaksakan, mengalir dengan baik. Selain itu, setiap karakter punya latar yang baik dan membuat perkembangan masing-masing karakter memuaskan.

Dan utamanya, saya suka pesan yang dibawa novel ini. Kitalah yang menentukan kebahagiaan kita. Juga hal dalam kutipan ini.
"Ada segelintir orang yang tidak bisa ditolong karena mereka tidak mau ditolong." (h. 241)
Sangat direkomendasikan bagi kamu yang suka kisah persahabatan tapi mengharapkan akhir yang membahagiakan dan memuaskan. Juga bagi kamu yang masih terjebak dengan masa lalu. Siapa tahu kisah Shun dan Kotoha bisa membantumu untuk melangkah.

Selamat membaca!

((Btw lagi-lagi reviewnya panjang ya huhu. Semoga kamu nggak bosan.))



GIVEAWAY


Nah seperti yang tertera di judul, saya bakal membagikan SATU eks A Thing Called Us untuk satu orang yang beruntung.
[UPDATE]
Selamat kepada Rahma (IG @ra_ra_rakhma_ma_ma) sebagai pemenang!

Caranya mudah banget!

Cukup tinggalkan komentar berupa nama dan domisili di postingan ini.

Untuk mendapat kesempatan lebih besar menang, kamu bisa memenuhi syarat-syarat ini juga. Ingat, syarat ini TIDAK WAJIB dilakukan ya.
  1. (+1) Follow twitter atau instagram @penerbitharu
  2. (+1) Follow twitter penulis @konstantin0609 atau instagram penulis @konstantin999
  3. (+1) Follow twitter saya @missfiore_ dan/atau instagram saya di @missfioree
  4. (+2) Tinggalkan komentar tentang review ini di kolom komentar bersama data yang diminta. NOTE: Review ini NO SPOILER. Jadi nggak perlu khawatir buat bacanya. 😅
  5. (+2) Share info giveaway ini di twitter atau instagram dengan tagar #ATCUGiveaway. TIDAK PERLU tag/mention siapapun.
Bila kamu mengikuti akun penerbit/penulis/saya entah via twitter atau instagram, tolong cantumkan username juga di kolom komentar ya. Oya tolong akunnya jangan digembok selama periode ya. Butuh untuk pengecekan, ehehe.

Giveaway berlangsung dari tanggal 14 sampai dengan 20 Oktober. Pemenang akan diumumkan maksimal tiga hari setelah ditutup.

Terakhir, jangan lupa berdoa! :)
Yay! Sampai juga di postingan terakhir di blog host terakhir pula dalam Glaze Blog Tour. Semoga kamu belum bosan menikmati keseruan blog tour ini ya!

Nah, seperti di blog-blog sebelumnya, postingan terakhir adalah giveaway. YAY! Akan ada satu pemenang yang berhak membawa pulang Kalle dan Kara ke rumahnya.

Simak dulu syarat dan ketentuan di bawah ya.
  1. Follow twitter @TWIGORA dan like fb Penerbit Twigora
  2. Follow juga twitter @missfiore_ dan penulisnya @windryramadhina
  3. Bagikan informasi giveaway ini di twitter dengan tagar #Glaze sambil mention @missfiore_ dan dua orang temanmu.
  4. Tinggalkan komentar di Ngobrol Bersama Windry Ramadhina dan review Glaze. Komentar tidak boleh oneliner, ya.
  5. Tinggalkan komentar di bawah dengan menyeratakan nama, tautan berbagi, akun twitter, dan domisili.
  6. Periode giveaway ini dibuka selama satu minggu, dari 8 sampai 14 Oktober. Pengumuman akan diberikan di sini selambatnya dua hari setelahnya.
  7. Jangan lupa berdoa yang kencang!
Nah, gampang banget kan? Yakin nggak mau ikutan?

[UPDATE]

Setelah memeriksa semua entri, ada enam entri yang menarik bagi saya. Nah, berhubung pusing dan galau pilihnya, akhirnya saya random. Dan yang menjadi pemenang adalah---JENGJENGJENG--selamat kepada Luthfi Izzaty (@@izzaty2011)!


Oya, kamu juga punya kesempatan untuk membawa pulang Glaze di blog host yang lain, lho. Memang ada yang sudah selesai, tapi banyak juga yang masih ongoing!

Coba cek blog-blog di bawah ini yak untuk kesempatan menang lebih besar :)

26 – 27 September: Asri Rahayu MS
URL Blog: www.peekthebook.com

28 – 29 September: Afifah Mazaya
URL Blog: www.theladybooks.com

30 September – 1 Oktober : Putri Utama
Url Blog : http://perpetualromanza.com

1 – 2 Oktober: Bintang Permata Alam
URL Blog: www.ach-bookforum.blogspot.co.id

3 – 4 Oktober: Sri Sulistyowati
URL Blog: http://www.kubikelromance.com/

5 – 6 Oktober: Farida Endah
URL Blog: https://vaaridapunya.blogspot.co.id/

7 – 8 Oktober: Wardahtuljannah
URL Blog: melukisbianglala.wordpress.com -- KAMU DI SINI!
Judul: Erstwhile; Persekutuan Sang Waktu
Penulis: Rio Haminoto
Penerbit: Koloni
Tebal: 368 halaman

Raphael Harijono atau Rafa adalah seorang pemburu artefak dari Indonesia. Ia bertekad mendapatkan catatan perjalanan yang mengisahkan tentang negerinya di masa Majapahit. Perburuan ini mengantarkan Rafa pada sebuah "perjalanan" menuju masa lalu bersama seorang profesor sekaligus penerjemah catatan itu, Emma Watts.

Bertahun-tahun sebelum Rafa hadir di dunia, Picaro Donevante melakukan perjalanan menuju Cathay. Perjalanan Picaro ini dilakukan karena terinspirasi Marcopolo, juga karena rasa cintanya yang sangat besar kepada seorang gadis. Perjalanan ini juga merupakan salah satu cara Picaro untuk bisa kembali lagi ke Florentia, kampung halaman di mana keluarganya terpaksa terusir penuh kehinaan.
"Suatu hari nanti aku akan kembali ke Florentia sebagai pemenang." (h. 25)
Perjalanan ini membawa Picaro berkenalan dengan berbagai manusia berbeda etnis, menginjak tanah Srivijaya, hingga terlibat dalam keluarga Majapahit.
Judul: Starry Night
Penulis: Larasaty Laras
Penerbit: Elex Media Komputindo
Tebal: 312 halaman

Dru, vokasi band Sunda Kelapa, pemilik label musik indie, dan kafe Kota Koti. Tampan, mapan, dan sejak kecil bebas mengejar mimpinya. Janina, seorang penyiar radio Sky High yang memiliki masa lalu gelap. Cantik, tapi sejak kecil selalu diatur-atur oleh Bapaknya. Keduanya bertemu lewat tidak sengaja di sebuah tempat makan.

Pertemuan mereka ternyata berlanjut karena keduanya bersinggungan dengan musik. Pertemuan demi pertemuan pun terjadi dan muncullah perasaan untuk satu sama lain di hati mereka. Sayangnya, ada banyak rintangan yang menghadang hubungan mereka. Mulai dari masa lalu Janina hingga orang tua Janina yang sangat keras.
"Saya nggak pernah berani bermimpi. Hidup saya sudah diatur Bapak. Mulai bagaimana saya tumbuh, hingga di mana saya harus bersekolah dan dengan siapa saya menikah." (h. 69)
Akankan Dru bertahan begitu mengetahui masa lalu Janina?

Yey! Sampailah di hari terakhir Marathon #BBIHUT6. Yey!

Di hari terakhir ini, seperti yang sudah ditunggu-tunggu, bakal ada giveaway hop. Yup, saya dan Melukis Bianglala pun akan mengadakan giveaway hop. Hadiahnya untuk dua orang lho, asik kan? :D

Di kesempatan kali ini, saya bakal memberikan kamu kebebasan untuk memilih hadiah yang kamu inginkan. Saya punya tiga jenis hadiah, dan masing-masing pemenang berkesempatan memilih dua jenis. Sebenarnya, saya lagi bokek banget. Namun, saya nggak mau ketinggalan momen bahagia itu. Itu sebabnya, hadiah yang saya berikan bisa dibilang bukanlah sesuatu yang "wah", tapi semoga kamu mau ikut serta meski hadiahnya nggak seberapa. :"
Judul: Sajak Rindu
Penulis: S. Gegge Mappangewa
Penyunting:
Muridatun Ni’mah
Penerbit: Indiva
Tebal: 296 halaman

Sajak Rindu dibuka dengan cerita kepercayaan masyarakat Bugis tentang manusia reptile. Manusia reptil ini dipercayai sebagai kembaran anak-anak orang Bugis yang lahir bersamaan tapi hidup di dunia berbeda.

Setelah itu, ceirta berlanjut tentang Bu Maulindah, seorang pengajar SMP. Saat itu, saya pikir novel ini akan bercerita tentang kehidupannya sebagai pengajar di pedalaman. Namun ternyata saya salah. Karena semakin ke belakang, pembaca akan menemukan cerita tentang murid-murid SMP tersebut. Ada Vito yang selalu terlambat, Irfan si ketua kelas, Alif yang suka komentar lucu, dan masih banyak lagi.

Cerita tentang murid-murid ini silih berganti dengan pertemuan seorang gadis bernama Halimah dan pemuda bernama Ilham di tahun 1996 lampau. Kira-kira apa hubungannya ya?

Unsur Lokal

Sejak mulai membaca, pembaca akan langsung disuguhi cerita tentang kepercayaan penduduk setempat. Cerita ini terdengar sangat asing di telinga saya, tanda bahwa baru kali ini saya mengenal legenda itu.
Reptil itu, konon lahir dari rahim manusia. (h. 5)
Selanjutnya, pembaca akan dikenalkan pada tempat-tempat yang tak kalah asing. Desa Pakka Salo yang dikelilingi gunung, Danau Sindereng yang indah, dan kondisi bentang alam Sulawesi Selatan yang saya cukup jamin akan membuatmu ingin singgah. Saya rasa penulis berhasil menyuguhkan latar cerita yang hidup dalam Sajak Rindu ini.

Terlebih, latar cerita ini menjadi lebih hidup karena penulis menyisipkan berbagai budaya lokal dalam sudut-sudut cerita. Lengkap juga dengan istilah lokal dan bahasa penduduk lokal (yang selalu menyenangkan untuk diketahui seseorang seperti saya XD). Seperti ketika menceritakan tentang rumah panggung yang biasa dimiliki warga, penulis mengemukakan fakta kolong rumah bagi masyarakat Bugis.
Kolong rumah panggung orang Bugis ibaratnya sebuah gudang sebaguna. (h. 189)
Selain mengungkapkan budaya lokal (legenda-legenda lokal, adat pernikahan lokal, dsb.), penulis juga mengemukakan bagaimana kondisi desa Pakka Salo (yang dipedalaman itu) tidak lepas dari perkembangan modern. Di bagian awal, penulis bahkan memberikan deskripsi yang menyindiri, tapi terasa tepat sasaran.
Untuk membeli motor, banyak sekali perusahaan finance yang siap meminjamkan dan bisa dikredit. Tapi kuda? Sepertinya belum ada perusahaan finance yang memberikan peluang kepada warga kampung mana pun untuk kredit hewan ternak. (h. 11)
Jika menilik dari latar tempat dan budayanya, saya harus mengacungi jempol bagi penulis. Karena Sajak Rindu ini berhasil menghdupkan itu semua di dalamnya.

Cerita Keluarga

Ketika mulai membaca, saya rasa pembaca tidak akan tahu bahwa novel ini mengangkat cerita keluarga yang kental. Pasalnya, blurb pada bagian belakang novel itu tidak menceritakan apa pun. Lalu, cerita dibuka dengan legenda Bugis, yang kemudian dilanjutkan cerita tentang seorang guru di desa Pakka Salo.

Sejujurnya, bagian awal novel ini terasa tidak fokus. Pembaca akan dibuat bingung dengan arah Sajak RIndu. Saya pun bingung ketika mulai membacanya. Meski demikian, lama-kelamaan pembaca akan disuguhkan cerita petualangan para anak-anak SMP di pedalaman Sulawesi Selatan. Cerita keseharian mereka ini lucu-lucu ajaib gitu, apalagi soal Vito yang sampai mengaku-aku kakeknya meninggal agar diberi izin tidak masuk sekolah.

Nah, semakin ke belakang, pembaca baru sadar bahwa Vito adalah tokoh sentral dalam Sajak RIndu ini. Meski karakter-karakter lain juga punya porsi, misalnya Pak Amin, guru penjas mereka, dan teman-teman Vito. Akan tetapi, Vito adalah karakter paling utama. Begitu porsi Vito semakin besar, pembaca akan sadar soal kerinduan Vito terhadap sosok ayah.
Di dalam kamar mandi, Vito menitikkan air mata saat dia terkenang dengan bukti cinta yang pernah diberikan ayahnya padanya. (h. 29)
Meski beberapa sisi tampak seperti sinetron, Sajak RIndu cukup berhasil mengemas cerita kerinduan seorang anak dengan ayahnya dalam balutan unsur lokal. Sayangnya, saya rasa ceritanya sedikit meleber ke mana-mana sehingga pembaca punya kecenderungan merasa bosan.

Sayangnya lagi, saya nggak bisa relate dengan banyak humor di novel ini. Tingkah anak-anak SMP itu memang konyol, tapi saya nggak bisa tertawa lepas gitu pas baca. Aneh, ya. Haha.

Penutup

Secara keseluruhan, Sajak Rindu ini merupakan novel yang padat. Tebalnya memang mengecoh karena ternyata spasi antar barisnya cukup rapat. Dengan cerita yang penuh unsur lokal dan budaya, novel ini menjelma jadi novel yang penuh.

Saya rekomendasikan Sajak RIndu bagi mereka yang senang membaca novel dengan latar lokal dan penuh budaya lokal. Sajak RIndu adalah pilihan tepat!

Selamat membaca!



GIVEAWAY


Sekarang saatnya giveaway!

Pertama-tama, terima kasih kepada Penerbit Indiva atas kerja sama ini. Terima kasih juga buat rekan host blogtour. Akan ada satu Sajak Rindu yang dibagikan di tiap periode blogtour, pastikan kamu mengikuti semua periode agar kesempatan semakin besar. ;)

Nah, ini syarat dan ketentuan untuk memenangkan Sajak Rindu di Melukis Bianglala.
  1. Wajib follow twitter @penerbitindiva dan instagram @penerbitindiva. Juga Like fanpage Indiva Media Kreasi.
  2. Follow twitter @missfiore_ dan atau instagram @missfioree (boleh pilih salah satu atau keduanya, tapi kesempatan menang lebih besar bagi yang follow di twitter dan instagram).
  3. Bagikan informasi giveaway ini dengan tagar #SajakRinduGegge sambil mention @penerbitindiva dan @missfiore_
  4. Tinggalkan komentar di bawah ini berupa nama, akun twitter, akun instagram, domisili, dan jawaban pertanyaan:
    “Apa yang kamu tahu tentang masyarakat Bugis?”
  5. Terakhir, berdoa!

Giveaway hanya berlaku bagi yang memiliki alamat kirim Indonesia. Periode berlangsung dari 25 sampai 29 Januari. Entri ditunggu maksimal pukul 29.59 tanggal 29 Januari, ya. ;)

UPDATE PEMENANG

Ada tiga jawaban yang saya suka, tapi hadiahnya hanya ada satu :( Setelah berpikir keras dalam waktu lama, akhirnya saya memutuskan satu nama. Selamat kepada

Kitty (@WoMomFey)

Pemenang akan saya hubungi langsung. Untuk yang belum beruntung, bisa pantengin jadwal host yang lain, ya.

Semoga berjodoh dengan Sajak Rindu di lain kesempatan. :D
Older Posts Home

Wardah


Penikmat es krim dan pecandu kebahagiaan. Senang menyusun buku berdasar warna, mengumpulkan kertas-kertas bekas, dan menatap langit-langit kamar. Sejak kecil bercita-cita menjadi penulis fantasi, yang sayangnya belum kesampaian.

Kenal Lebih Dekat

Anggota

Anggota
BBI 1502274

Kategori

  • Buku 96
  • Freebies 2
  • Giveaway 11
  • Journal 3
  • Tips 8

Copyright © 2016 missfioree. Created by OddThemes & Free Wordpress Themes 2018