missfioree
Powered by Blogger.
  • Home
  • Kerja Sama
  • Buku
  • Tips

Gadis, seorang perempuan kampung Minangkabau, Sumatera Barat. Selepas kematian orang tuanya, dia dibesarkan Cakni seperti anaknya sendiri. Sekarang waktunya Gadis untuk menentukan masa depan hidupnya sendiri, juga masa depan anak-anaknya. Sesuai dengan budaya matrilineal Minangkabau.

Kisah Kehidupan Gadis

Ketika membaca blurb di bagian belakang, saya sebenarnya bingung. Pertama karena tertulis Gadis harus menantang kehidupan yang berat dan kedua karena ada anak-anak Gadis. Begitu mulai membaca, kita akan disuguhkan kisah Gadis yang diajak merantau ke kota Bersama Nilam, anak Cakni. Lha, terus anak-anak Gadis mana?

Ternyata novel ini berkisah kehidupan Gadis dengan lengkap. Dimulai dari masa remaja Gadis yang harus menentukan kehidupannya apakah mengikuti Nilam ke kota atau tinggal di rumah batu peninggalan kedua oranng tuanya. Sampai kehidupan Gadis selepas menikah dan memiliki anak hingga cucu.

Untuk novel dengan rentang cerita yang panjang, Perempuan Batih ini ditulis dengan cepat. Sejujurnya saya sedikit kebingungan mengikuti gaya penceritaan penulis yang cepat dan gaya bahasanya yang sangat lokal (meski saya tidak benar-benar tahu soal budaya Minangkabau juga). Novel ini bukan hanya menjadikan Minangkabau sebagai latar, tetapi memang menghidupkan Minangkabau dalam kisahnya.

Masyarakat Matrilineal dan Laki-Laki

Terlepas dari itu semua, soal masyarakat matrilineal Minangkabau ini sangat membuat saya penasaran. Saya baru tahu bahwa masyarakat Minangkabau adalah masyarakat matrilineal terbesar di dunia.

Jadi, matrilineal ini mengambil garis keturunan dari garis keturunan ibu dan perempuan memiliki derajat yang lebih tinggi ketimbang laki-laki. Perempaun di Minangkabau memiliki keunikan dan keistimewaannya. Alhasil saya jadi penasaran bagaimana kedudukan perempuan dan laki-laki di Minangkabau.

Namun, ketika membaca Perempuan Batih ini saya mengambil kesimpulan bahwa meskipun perempuan dikatakan memiliki derajat lebih tinggi, nyatanya laki-laki yang hadir di sekitar Gadis tetaplah sosok-sosok yang (maaf) brengsek. Mulai dari suami Gadis, supir kendaraan umum, tetangga, sampai anaknya.
"Laki-laki dipegang bukan karena kata-katanya, melainan dari apa yang diperbuat." (h. 34)
Gadis ini semacam punya nasib buruk jika berkenaan dengan laki-laki. Dan nasib buruk ini tiada habisnya sedari dia remaja sampai sudah beranak-cucu. Dan hebatnya, Gadis ini sabarnya luar biasa. Bahkan ketika rumah batu (maksudnya rumah gadang yang sangat penting bagi perempuan Minangkabau) milik Gadis ini sampai harus digadaikan, Gadis pun masih sangat berbesar hati.

Terakhir

Perempuan Batih ini menyajikan kisah Minangkabau yang sebelumnya tidak pernah saya ketahui. Selain soal matrilineal, rumah batu, juga aneka budaya yang tak pernah saya tahu. Semua ditulis dengan citarasa lokal. Sayangnya, cerita ditulis terlalu cepat. Beberapa bagian pun harus saya baca beberapa kali agar benar-benar paham alur ceritanya.

Terlepas dari itu, Perempuan Batih adalah novel lokal yang menambah wawasan!
Bukan kematian yang membuat Gadis berduka. Kesedihan karena ditinggal oleh orang-orang yang tetap ada, sungguh tak terperi. (h. 199)
Selamat membaca!

Informasi Buku:
Judul: Perempuan Batih
Penulis: A.R. Rizal
Penerbit: Laksana
Tebal: 260 halaman

GIVEAWAY


Nah, sekarang saatnya untuk giveaway! Bakal ada SATU pemenang yang bisa mendapatkan novel Perempuan Batih gratis! Syaratnya mudah banget, kamu cukup memenuhi hal-hal berikut ini:
  1. Follow blog ini, boleh via email atau akun blogger (tulis di komentar ya follow via apa dengan nama apa
  2. Follow twitter @divapress01 dan @laksana_fiction, atau like FB “Penerbit DIVA Press
  3. Follow twitter @missfiore_ atau instagram @missfioree
  4. Bagikan informasi giveaway ini di media sosialmu, jangan lupa mention saya
  5. Tinggalkan komentar di postingan ini berupa nama, domisili, akun twitter/instagram kamu, follow blog via apa, dan jawaban:
    "Apa pendapatmu soal budaya matrilineal ini?"
  6. Berdomisili Indonesia dan berusia minimal 18 tahun (atau diizinkan orang tua untuk berbagi alamat dan data diri)
  7. Giveaway berlangsung selama 7 hari, dari tanggal 19-25 Agustus, tetapi karena saya terlambat mengunggah saya perpanjang sampai 27 Agustus. Pengumuman satu hari setelah periode berakhir.
Terima kasih kepada Penerbit Diva atas kesempatannya bekerja sama dalam blogtour ini. Mohon maaf atas keterlambatannya mengunggah postingan ini. Semoga saya tidak di-blacklist T_T

[UPDATE]
Selamat untuk Dedik A (twitter @ardeto_khan)! Pemenang akan saya hubungi!

Untuk yang belum beruntung, jangan khawatir, bisa dikutin keseruannya di nuralmarwah.com dan buku.dibaca.in juga!

Aurum dan teman-temannya akan pindah dari asrama kampus ke kontrakan Pak Aling. Kontrakan tersebut sangat nyaman dan punya harga yang cocok dengan mereka. Namun ternyata gerombolan geng Alfi, musuh bebuyutan mereka di asrama, juga mengincar kontrakan itu!

Akhirnya untuk menentukan siapa yang mendapat kontrakan, kedua belah pihak beradu memasang DP paling tinggi di depan Pak Aling. DP semakin merkote dan Tuwalaid alias Bagas, teman Aurum, sekonyongnya menyebut angka, "Dua puluh juta!"

Dari mana Aurum dkk bisa mendapat uang langsung membayar lunas kontrakan dalam waktu satu bulan!?

Review

Pada awalnya, saya pikir novel ini akan menjadi novel komedi tentang kisah keseharian mahasiswa gitu. Judulnya saja sudah semacam semi ngenes gitu kan ya. Ternyata tidak. Memang novel ini masih mengandung unsur komendi (yang entah kenapa kalo buat saya komedinya sih nggak sesuai selera saya jadi terkesan garing, tapi nggak tahu kalau yang lain kan selera komedi orang beda-beda ya), tetapi ada banyak hal lain yang juga diangkat dalam Catatan Hati Seorang Mahasiswa.

Kisahnya tentu saja masih berputar di antara Aurum cs yang tengah kebingungan mencari dana dua puluh juta. Ada kisah tentang perjuangan Aurum cs berjualan dan berbisnis untuk mendapatkan dana dalam waktu dekat, ada juga kisah khas mahasiswa: urusan kuliah, organisasi mahasiswa, perkumpulan mahasiswa daerah, sampai soal demo mahasiswa.

Ada banyak hal yang coba dibawa oleh penulis dalam buku setebal 320 halaman ini, Yang paling utama sih soal keberhasilan dimulai dari usaha dan kerja keras.
"Semua orang yang herhassil tuh, meski kerja keras dan bertahap, Do, Yat. Kagak bisa kalian baru mulai usaha, terus ujug-ujug jadi berhasil." (h. 38)
Lewat perjuangan Aurum cs ini pembaca diajak mengikuti lika-liku perjuangan mereka berbisnis. Lengkap dengan kisah persahabatan antara mereka dan kisah keluarga. Cakep!

Sayangnya, ada terlalu banyak tokoh di buku ini. Ada Aurun, Tuwaluid, Dayat, Aldo, dan seterusnya dan seterusnya. Belum lagi karakter lain dari organisasi mahasiswa, pengurus asrama, rekan bisnis, kakak tingkat, de el el yang super banyak. Jujur, saya nggak sanggup mengingat Dayat ini yang mana, Fajar yang mana, dan semuanya.

Pada awalnya pun saya pikir Aurum adalah tokoh utama, tapi terus rasanya Aldo muncul lebih banyak. Aldo ikut ini, Aldo melakukan itu, Aldo lagi lalalayeyeye. Karakter yang paling berkesan pun bagi saya adalah Aldo di antara Aurum cs. Aldo punya kesan karakter kuat dan kisah yang bisa membuat pembaca simpati, juga keunikan yang membuatnya terlihat di lautan karakter yang banyak.

Lalu, gaya penulisan Catatan Hati Seorang Mahasiswa ini pun berbeda dengan kebanyakan. Buku ini ditulis dengan unsur-unsur ala film. Jadi awal kisah dimulai dengan deskripsi layar. Seolah pembaca sedang menonton film dalam format tulisan. Pengenalan karakternya juga begitu (dan ini salah satu alasan saya sulit menghapal mereka semua). Gaya penceritaan ini sebenarnya unik, sayangnya saya justru merasa pusing.

Secara keseluruhan, novel ini sebenarnya lumayan untuk bacaan selingan. Namun tetap butuh dibaca ketika fokus karena ada karakter yang begitu banyak. Yang jelas cocok dibaca mahasiswa, apalagi mahasiswa IPB (berhubung latarnya di sana), karena bagi saya cukup mengambarkan dinamika kehidupan mahasiswa.

Selamat membaca!

Informasi Buku
Judul: Catatan Hati Seorang Mahasiswa
Penulis: Alief Aurum
Penerbit: Laksana
Tebal: 320 halaman




GIVEAWAY

Nah, sekarang saatnya untuk giveaway!

Bakal ada SATU pemenang yang bisa mendapatkan novel Catatan Hati Seorang Mahasiswa gratis! Syaratnya mudah banget, kamu cukup memenuhi hal-hal berikut ini:
  1. Follow blog ini, boleh via email atau akun blogger (tulis di komentar ya follow via apa dengan nama apa)
  2. Follow twitter @divapress01 dan @laksana_fiction, atau like FB “Penerbit DIVA Press”
  3. Follow twitter @missfiore_ atau instagram @missfioree
  4. Bagikan informasi giveaway ini di media sosialmu, jangan lupa mention saya.
  5. Tinggalkan komentar di postingan ini berupa nama, domisili, akun twitter/instagram kamu, follow blog via apa, dan jawaban:
    "Kenapa kamu harus mendapatkan buku ini?"
  6. Berdomisili Indonesia dan berusia minimal 18 tahun (atau diizinkan orang tua untuk berbagi alamat dan data diri)
  7. Giveaway berlangsung selama 7 hari, dari tanggal 9-15 Juli. Pengumuman satu hari setelah periode berakhir.

UPDATE
Selamat untuk Aidha Isyatul Hikmah (@aidhaisy) yang berhak mendapatkan satu buku ini gratis! Saya akan hubungi untuk lebih lanjut. ^^

Jangan lupa untuk mengikuti blogtour buku ini juga di blog berikut ini!

9-15 Juli | bymissfiore.com
16-22 Juli | edwinfnurin1.blogspot.co.id
23-29 Juli | theboochconsultant.blogspot.co.id
30 Juli-5 Agustus | ach-bookforum.blogspot.co.id

Semoga beruntung!
Older Posts Home

Wardah


Penikmat es krim dan pecandu kebahagiaan. Senang menyusun buku berdasar warna, mengumpulkan kertas-kertas bekas, dan menatap langit-langit kamar. Sejak kecil bercita-cita menjadi penulis fantasi, yang sayangnya belum kesampaian.

Kenal Lebih Dekat

Anggota

Anggota
BBI 1502274

Kategori

  • Buku 96
  • Freebies 2
  • Giveaway 11
  • Journal 3
  • Tips 8

Copyright © 2016 missfioree. Created by OddThemes & Free Wordpress Themes 2018